Calendar

Last month July 2017 Next month
S M T W T F S
week 26 1
week 27 2 3 4 5 6 7 8
week 28 9 10 11 12 13 14 15
week 29 16 17 18 19 20 21 22
week 30 23 24 25 26 27 28 29
week 31 30 31
Members : 9733
Content : 289
Web Links : 4
Content View Hits : 216467
We have 10 guests online
Katulampa Siaga 1 PDF Print E-mail

Bendung Katulampa Siaga 1, Waspada Banjir Kiriman Di Sekitar Sungai Ciliwung

15 November 2015 20:38 WIB

Share
Tweet

Hujan deras di kawasan Hulu Sungai Ciliwung pada Minggu (15-11-2015) sore hari telah menyebabkan tinggi muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa naik hingga 210 cm pada pukul 19.10 Wib. Kondisi ini menyebabkan Status Siaga 1 atau paling berbahaya karena di atas 200 cm.

Kronologi kenaikan tinggi muka air di Bendung Katulampa adalah sebagai berikut:

Pukul 18.00 WIB, Tinggi Muka Ar (TMA) 50 cm H (siaga 4).
Pukul 18.10 WIB, TMA 70 cm H (siaga 4).
Pukul 18.20 WIB, TMA 90 cm H (siaga 3).
Pukul 18.30 WIB, TMA 110 cm H (siaga 3).
Pukul 18.40 WIB, TMA 130 cm H (siaga 3).
Pukul 18.50 WIB, TMA 150 cm H (siaga 2).
Pukul 19.00 WIB, TMA 170 cm H (siaga 2).
Pukul 19.10 WIab, TMA 210 cm H (siaga 1).

Dengan Siaga 1 Bendung Katulampa maka warga di sekitar Sungai Ciliwung dihimbau untuk waspada. Diprediksikan sekitar 6-9 jam ke depan banjir akan menggenangi bantaran sungai di sekitar wiilayah di Jakarta seperti Kel. Pejaten timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, Kp. Melayu, dan Manggarai. Begitu pula halnya permukiman di sekitar Sungai Ciliwung di daerah Bogor dan Depok. 

Tidak perlu panik. Banjir yang akan terjadi diperkirakan tidak akan besar karena hujannya hanya lokal dan sesaat saja. Banjir yang menggenangi permukiman yang ada di bantaran sungai.

Kenaikan tinggi muka air yang demikian cepat di Bendung Katulampa dari Siaga 4 (normal) hingga Siaga 1 (level tertinggi) hanya dalam waktu satu jam menunjukkan bahwa daerah aliran sungai Ciliwung Hulu sudah sangat kritis. Masyarakat dihimbau tetap waspada. Hujan kali ini adalah permulaan dari musim hujan. Puncak hujan diperkirakan Januari 2016 mendatang sehingga risiko banjir juga akan meningkat.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

sumber: bnpb.go.id

 


Powered by Joomla!. Designed by: lonex.com value hosting Valid XHTML and CSS.